
Pulau
Derawan terletak di Kepulauan Derawan, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau,
Kalimantan Timur Satuan morfologi Pulau Derawan adalah dataran pantai
bertopografi datar. Pantai pasir memiliki kemiringan lereng sekitar 7° – 11°
dengan lebar 13,5 – 20 meter.
Kawasan
wisata laut dan konservasi yang dikembangkan menjadi wisata selam ini terkenal
dengan terumbu karangnya yang sangat indah. Dengan menggunakan snorkel anda
bisa menikmati keindahan terumbu karang di bawah laut karena airnya sangat
bening.
Tidak perlu
jauh-jauh ke tengah laut, sekitar 100 meter dari bibir pantai, ikan dan terumbu
karang beraneka warna sudah bisa dinikmati.
Rangkaian
Kepulauan Derawan yang terbentang lebih dari 100mil sepanjang garis pantai
Kalimantan Timur, merupakan salah satu daerah yang paling kaya secara biologis
di Indonesia.
Di
kepulauan ini air dari Sungai Berau bercampur dengan air dari Laut Sulawesi
menciptakan suatu bentang laut yang unik dengan ciri sebuah delta sungai yang
lebar menuju ke gosong karang yang tersebar, terumbu karang tepi dan atol.
Di
Kepulauan Derawan terdapat lebih dari 460 jenis karang. Hal ini menjadikan
Kepulauan Derawan sebagai daerah yang memiliki keragaman karang keras tertinggi
nomor dua di dunia setelah Kepulauan Raja Ampat di Indonesia bagian Timur.
Beberapa
gugus karang, seperti Moras, Lintang, Malalangun, Gasongan, Baliulin dan
Masimbung juga terdapat di Kepulauan Derawan.
Terumbu dan
Ikan
Perairan di
sekitar karang ini memiliki ekosistem bawah laut yang sangat menakjubkan.
Keindahan terumbu karang, keragaman aneka jenis koral, jenis ikan dan biota
karang serta pantai berpasir putih bersih menjadi pesona tersendiri tempat ini.
Sejumlah
binatang karang langka di Indonesia Timur dari jenis keong terdapat di beberapa
pulau karang ini. Kawasan ini juga terkenal dengan habitat penyu hijau
(Chelonia mydas) yang langka dan terbesar di Indonesia.
Di perairan
sekitarnya terdapat taman laut dan terkenal sebagai wisata selam (diving)
dengan kedalaman sekitar lima meter. Terdapat beraneka ragam biota laut di
sini, diantaranya cumi-cumi (cuttlefish), lobster, ikan pipa (ghostpipe fish),
gurita (bluering octopus), nudibranchs, kuda laut (seahorses), belut pita
(ribbon eels) dan ikan skorpion (scorpionfishes).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar