Banyak hal
menarik dari Indonesia yang tersebar di setiap daerahnya, dengan luasnya
wilayah negara kita tercinta ini membuat kita sering tidak menyadari banyak
hal-hal menarik yang bisa kita dapatkan di daerah-daerah yang jauh dari ibu
kota. Selama ini kita hanya memandang hal yang menarik dari Indonesia itu hanya
Jakarta, Bali, Surabaya, Bandung, Medan, dan kota-kota besar lainnya. Padahal
banyak kota-kota kecil yang menarik untuk kita datangi, salah satu kota yang
menarik ini adalah Tarakan. Ada yang belum tahu Tarakan itu dimana? Sebelumnya
Tarakan termasuk ke dalam Provinsi Kalimantan Timur, tapi dengan adanya
pemekaran dan penetapan daerah otonomi baru, maka saat ini Tarakan masuk ke
dalam wilayah Provinsi Kalimantan Utara, sebuah provinsi yang belum genap
berumur 2 tahun.
Walaupun
kota ini masih bagian dari Kalimantan tapi sebenarnya kota bersuhu cuaca panas
ini terpisah dari Pulau Kalimantan. Jadi dimana dong? Ya di Pulau Tarakan.
Dengan kata lain, satu pulau kecil ini isinya hanya satu kota saja, yaitu
Tarakan.
Transportasi
yang cepat untuk menuju Tarakan ini kalau dari pulau Jawa dengan menaiki
pesawat. Sudah banyak ko penerbangan menuju kota ini, baik dari Jakarta,
Yogyakarta, maupun Surabaya. Malah dari Jakarta ke Tarakan dalam sehari kalau
gak ada 5 jadwal penerbangan dengan salah satunya penerbangan langsung tanpa
transit di Balikpapan.
Saya rasa
tidak perlu lah saya cerita tentang sejarah kota Tarakan ini, kalau mau tahu
sejarahnya mah cari aja di buku sejarah atau googling hehe. Saya hanya mau
membahas hal-hal yang menarik yang ada di kota Tarakan, terutama tempat wisata
dan kekayaan kulinernya yang saya tahu dan pernah datangi saja.
Keberadaan
kota Tarakan yang berada di pulau kecil, otomatis kotanya pun dikelilingi oleh
laut, sehingga tidak aneh pula kalau pantainya dijadikan tempat wisata. Adapun
nama pantai yang dijadikan tempat wisata itu adalah Pantai Amal,
![]() |
| Pantai Amal Tarakan |
Pantai Amal Tarakan.
jarak dari
pusat kota menuju pantai ini kurang lebih 15-20 KM dengan waktu tempuh sekitar
30 menit. Selain kita bisa menikmati pemandangan dan renang di pinggir pantai,
yang membuat saya “mewajibkan” datang ke pantai itu di setiap kunjungan saya ke
Tarakan adalah Kapahnya. Pasti banyak yang belum tau apa itu kapah kan? Kapah
itu makanan yang termasuk seafood juga, saya pribadi sih belum pernah nemuin
makanan ini di kota lain. Dengan bentuk yang sejenis dengan kerang tapi si batoknya
kan kalo kerang itu kasar, ini mah halus. Selain itu, kapah ini juga ukurannya
lebih besar dibanding kerang.
Untuk
menikmati kapah di Pantai Amal ini kita gak sulit nyarinya, hampir di setiap
warung yang berjejer di sana menjual kapah ini. tidak perlu olahan yang
aneh-aneh buat makan kapah ini. cukup direbus dengan campuran serai atau apa
lah itu, dicocol pakai sambal yang terbuat dari cabe rawit dan air perasan
jeruk nipis. Maknyuuuss. Salah satu makanan wajib kalau temen-temen berencana
dateng ke Tarakan.
![]() |
| Pisang sanggar |
Selain
kapah, ada juga sanggar (pisang goreng) yang kalau buat saya yang tinggal di
daerah sunda sih unik banget, karena si sanggar ini makannya dicocol pake
sambel kacang gituh. Awalnya saya liat aneh banget ini makanan, tapi begitu
dicoba malah ketagihan. Tuh kan mau bahas tempat wisata ujung-ujungnya malah
ngebahas makanan, karena menurut saya yang gak terlalu suka renang ini justru
menikmati kapah dan sanggar sambil menikmati pemandangannya lah yang paling
menarik di Pantai Amal ini hehe.
![]() |
| gambar dari kplhtunasmuda.blogspot.com |
Tahu kan
binatang apa yang ada di logo dufan? Monyet yang idungnya panjang yang
dinamakan bekantan. Kalau biasanya pusat penangkaran hewan-hewan gitu kan di
hutan belantara, yang unik dari Tarakan ini ada sebuah penangkaran hewan
bekantan tapi lokasinya ada di pusat kota. penangkaran ini juga tempatnya
bergabung dengan pusat konservasi mangrove.
img_4120Sesuai
namanya, kalau kita masuk ke dalamnya maka di sekeliling kita akan ada sebuah
suasana asri yang diakibatkan dari tanaman mangrove yang mengelilingi pusat
konservasi ini. walaupun disini bergabung dengan penangkaran bekantan, tapi
saya waktu dateng ke sana, sepertinya bekantan-bekantan pada malu-malu untuk
menunjukkan dirinya. Saya hanya melihat sekelebat saja. Kalaupun ada di dekat
saya juga saya takut sih kayanya, haha. Tapi kata petugas di sana memang
kebetulan jam saat saya datang itu jam-jamnya bekantan pada istirahat, ya ya ya
bekantan juga mahluk hidup yang butuh istirahat.
Keberagaman
jenis kuliner di Tarakan ini lebih banyak memang dibandingkan tempat wisatanya,
menurut saya. Kuliner yang wajib dicoba ketika berkunjung ke Tarakan ini akan
saya bahas sebagian di sini. Yang pertama adalah, Sop Kaledo, baru denger
namanya aja saya jadi ngebayangin nikmatnya makanan ini, slurp. Sop Kaledo ini
pada dasarnya sih sejenis sop berkuah gitu tapi isinya adalah daging-dagin yang
masih nempel di tulang sapi. Nah di dalam tulang sapi itu lah rajanya
kenikmatan dari makanan ini. cara kita makannya adalah kita dikasih sedotan,
lalu kuah panasnya kita masukin sedikit-sedikit dengan sendok, terus sedot deh,
niscaya itu sum-sum yang berada di dalam tulang dan telah bercampur dengan kuah
itu akan menghasilkan kenikmatan yang luar biasa.
Kuliner
lain yang harus dicoba adalah nasi ayam lalap, banyak penjual nasi ayam lalap
ini di Tarakan, tapi yang paling enak menurut saya adalah yang berada di Rumah
Makan Purnama yang berada dekat kantor Polres Tarakan, saya lupa nama jalannya.
Sekilas kalau kita lihat sebenarnya ini seperti ayam yang dibalut dengan tepung
biasa, tapi coba deh dijamin beda rasanya dengan yang kita bayangkan. Jangan
bandingkan dengan ayam-ayam sejenis KFC, karena menurut saya ini lebih juara
rasanya, apalagi dicocol dengan sambal khasnya. Dijamin ketagihan.
Kalau di
Bandung ada Roti Gempol, maka di Tarakan juga ada tempat yang menjual roti yang
rasanya tidak kalah dengan yang ada di bandung itu. Untuk menemukan roti itu
dateng deh ke Warung Kopi Indera yang berada di Jalan Yos Sudarso (jembatan
Besi) dekat dengan Pelabuhan Speedboat SDF, tempatnya juga berdesain menarik,
jadul asli bukan settingan hehe.
Bukan hanya
roti bakar menu yang disajikan. Banyak menu-menu lezat lainnya seperti bakpau,
teh tarik, kopi tarik dll. Semuanya itu mereka buat dengan resep sendiri
sehingga rasanya pun unik dan gak akan anda temuin di tempat lain. Sebisa
mungkin dateng ke sini di pagi hari, karena semakin siang maka semakin kecil
pula kemungkinan anda untuk kebagian rotinya saking ramainya.
makanannya
mantap semua bah
Menu
sarapan yang banyak dijual di Tarakan juga cukup variatif, salah satunya adalah
nasi kuning Malundung (kalau saya gak salah), ini adalah nasi kuning termahal
yang pernah saya makan, seporsinya harganya kurang lebih 20-25rb rupiah. Karena
selain nasi kuningnya yang enak kita dikasih lauknya seperti ikan atau ayam
yang dibumbui dengan bumbu yang saya gak tau apa namanya.
Sebetulnya
masih banyak yang menarik dari kota ini, tentunya yang saya tulis di sini belum
cukup mewakilkan hal-hal menarik di Tarakan. Tapi bagi yang berencana
mengunjungi Tarakan saya sangat merekomendasikan untuk dateng ke tempat-tempat
yang saya tulis di atas, karena tempat-tempat itu lah yang selalu bikin saya
kangen dengan kota Tarakan. :)
Sumber : http://hanifalfajar.wordpress.com/2014/09/17/tarakan-menikmati-salah-satu-kota-di-ujung-utara-indonesia/






Tidak ada komentar:
Posting Komentar